kumpulan

Pelayanan Pelepasan

Posted by ===== in January 31, 2011

5.1. SIKAP: RAMAH, TENANG, LEMBUT

Ketiga sikap diatas penting didalam berbicara dan berperkara dengan setan. Setidak-tidaknya kita akan terhindar dari seretan emosi (amarah), yang mengakibatkan kehilangan status ‘anak Tuhan’ [Mat.5:21,22,45]. Tetapi di dalam mengambil keputusan, kita harus tegas dan jangan mau ditawar-tawar oleh setan. Hayatilah bahwa kita beroleh dukungan penuh oleh Kuasa Yesus!

5.2. SIKAP: RENDAH HATI

Sifat yang sangat penting ini perlu ditiru dari Yohanes Pembaptis yang mengatakan: “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” [Yoh.3:30]. Pembebasan seseorang dari cengkeraman Iblis bukan prestasi kita, tetapi karya Roh Yesus (sekali lagi: [Luk.17:10]). Namun janganlah hal ini membuat kita lemah dalam berurusan dengan roh-jahat! Jangan mengalah kepada roh-roh jahat!

5.3. KELEMBUTAN HATI & BELAS KASIHAN

Di dalam memberikan pelayanan-pelepasan, kedua sifat ini sangat dituntut. Kita harus mewarisinya dari Tuhan Yesus. Kekerasan, hardikan dan bentakan tak berguna. Setan tidak bisa digertak dengan kekautan fisik! Hal-hal ini malah merugikan pelayanan. Jangan menganggap orang kesurupan tidak sadar total! Keadaan orang kesurupan adalah sdar-taksadar-sadar berganti-ganti. Pergantian dapat terjadi setiap saat! Adakalanya ia sadar untuk setengah detik saja. Bayangkan bagaimana perasaan anda yang bangun dari tidur untuk dua detik dan mendengar hardikan-hardikan yang ditujukan kepada anda! Atau colokan-colokan kasar dan menyakitkan. Begitulah perasaan seorang yang kesurupan. Akibatnya, ia jera, menolak pelayanan lanjutan. Tidak mau lagi bertemu dengan hamba Tuhan tsb.! Dan pelayanan anda tumpul. Tirulah Tuhan Yesus; Yesus hanya menghardik setan yang terlalu keras kepala, atau demi mempertunjukkan Kuasa Yesus!

5.4. SEKALI LAGI: BELAS KASIHAN

Tuhan Yesus berulangkali menekankan belas kasihan ini [Mat.9:13;12:7, dll.], memperdalam pengajaran Kasih! Belas kasihanmu memituangi Tuhan [Ams.19:17]. Bila kita berbelas kasihan kepada si pasien, berarti memituangi Tuhan, maka kita boleh menagih (berperkara) supaya Tuhan membayar hutang itu, lalu minta pembayaran dari Tuhan berbentuk membebaskan ‘Pasien’. Pelayanan akan jauh lebih mudah sebab belas-kasihan Tuhan Yesus sudah ikut campur secara langsung!

5.5. SABAR DAN TEKUN

Keduanya penting agar mencapai hasil yang bagus. Pelayanan-pelepasan dapat berlangsung 1 atau 2 jam, boleh jadi berhari-hari, bahkan melebihi 40-hari (dalam hal ini: perlu team pelayanan dibantu oleh team doa yang tekun). Ingatlah selalu, modal kita hanyalah kekudusan, ketekunan, dan kesetiaan! Jangan pula khawatir, upah surgawi menanti anda! Bukankah malaikat-malaikat di surga [Luk.15:7,10] bersorak-sorai kalau ada seorang masuk kedalam pertobatan? Atau dilepaskan dari kuasa jahat?

5.6. SERING-SERINGLAH BERPUASA

Berpuasa adalah persiapan yang baik untuk pelayanan pelepasan. Daripada kekurangan persiapan (mungkin dicederai kuasa Iblis) jauh lebih baik persiapan berlebih. Penelitian isi Matius pasal-6 menunjukkan bahwa berpuasa adalah salah satu kewajiban pengikut Yesus! Semakin perlu lagi bagi mereka yang melakukan pelayanan-pelepasan! Dalam pekerjaan duniawi (suatu pesta, misalnya), persiapan berlebih (misalnya makanan berlebihan) akan terbuang sia-sia. Tetapi didalam pekerjaan rohani, persiapan-berlebih tidak akan sia-sia, melainkan ‘makan kedalam’, kita beruntung, tambah intim pergaulan dengan Tuhan Yesus dan tambah kudus!

5.7. PUSATKAN PERHATIAN

Jangan biarkan perhatian anda dialihkan dari pelayanan (oleh demonstrasi kehebatan Iblis), tetapi pusatkan selalu perhatian kepada dua hal: pelayanan itu sendiri dan petunjuk/hikmat dari Roh Yesus. Untuk itu, tetaplah berkomunikasi dengan Pemimpin satu-satunya, Tuhan Yesus [Mat.23:10], teruslah berdoa di dalam batin!

5.8. TELUSURI JALUR MASUK KUASA GELAP

Pada suhu rohani (pasien) yang tidak terlalu tinggi, telusurilah jalur masuknya kuasa gelap, waktunya, masuk melalui bagian tubuh mana, pantangannya, dsb. Namun jangan mau dihanyutkan oleh cerita berkepanjangan dan berputar-putar.

5.9. PELIHARA SUHU-ROHANI YANG TINGGI

Suhu-rohani yang tinggi pada ‘Pasien’ mengakibatkan setan didalam dirinya merasa tersiksa, sehingga setan memilih meninggalkan tubuh itu, sampai-sampai ia rela mengungkapkan rahasia persembunyiannya, agar ia diusir pergi dan bebas dari siksaan itu. Namun jangan terkecoh: setan yang kuat dan bandel akan menipu dan bertingkah bermacam-mcam sehingga konsentrasi si pelayan buyar dan suhu rohani akan turun, tekanan terhadap setan menurun pula. Jadi: pelihara lah suhu-rohani yang tinggi itu.

Pemeliharaan atau peningkatan suhu rohani dilakukan dengan pembacaan atau penyampaian Firman Tuhan, lagu puji-pujian, dengan bantuan team doa, tetapi sangat efektif melalui penyembahan khusuk ‘di dalam roh dan kebenaran’ [Yoh.4:23-24]!

5.10. BENDA-IBLIS: DIKELUARKAN ATAU DIKUDUSKAN?

Benda Iblis yang masuk kedalam tubuh pasien tidak mutlak harus kelaur lagi dalam bentuk yang sama! Dengan segala kerendahan hati, serahkanlah keputusannya kepada Tuhan Yesus, apakah harus dikeluarkan lagi! Bagi tuhan tidak ada yang mustahil dan biarlah kehendakNya yang jadi [Mrk.14:36]. Bagi Yesus tidak sulit untuk mengkuduskan benda Iblis yang paling najis dan busuk, atau mengeluarkannya dengan cara yang tidak menyiksa.

5.11. JANGAN MENGHAKIMI! [Mat.7:1]

Penghakiman adalah hak Tuhan Yesus sendiri! Oleh sebab itu jangan memerintahkan setan ke sana atau ke sini! Dari kita cukup pernyataan: “Pergi kamu menghadap Tuhan Yesus untuk beroleh penghakiman disana!” Jangan juga menyiksa setan dengan: “Saya ikat dan saya bakar kamu didalam lautan belerang” Kedengarannya Alkitabiah, namun kurang tepat kala usetan disiksa sebelum waktu yang ditentukan Tuhan [Mat.8:29].

5.12 JANGAN ‘MENEMBAK’ DUKUN-DUKUN!

Demikian pula halnya dengan dukun-dukun yang dahulu menangani ‘Pasien’ atau yang merasa sekarang mungkin mengguna-gunai kita! Kita tidak berhak menghakimi mereka. Sejahat-jahatnya dukun, ia adalah musuh kita, yang harus:

KITA KASIHI DAN DOAKAN AGAR DIBERKATI TUHAN YESUS!
[Mat.5:44-45]

Jangan ‘menembak’ dukun dengan memerintahkan kepada setan: “Pergi kamu kepada tuanmu, kamu boleh bekerja disana!” Perintah ini berarti memberi hak kepada setan untuk menggocoh sidukun dan ia mungkin jatuh sakit, muntah darah, bahkan dapat mati dihajar oleh setannya sendiri! Juga, menembak seorang dukun akan mengakibatkan kita kehilangan (sementara) status ‘anak Tuhan’ [Mat.5:45] dan kalau tidak dipertobatkan, hal ini cukup untuk terkena gocohan Iblis, kena santet, misalnya. Jadi, jangan bertingkah mahakuasa; jangan sakiti musuh kita!

5.13. KONTAK FISIK TIDAK PENTING

Kontak fisik dengan pasien sedapat-dapatnya harus dikurangi! Setan adalah roh, jadi ia tak merasakan tekanan-tekanan fisik. Yang bakal menderita adalah pasien, manusia itu! Sekali lagi diingatkan disini, pasien yang kesurupan dapat kembali kesadarannya untuk satu detik, misalnya. Jadi jangan melakukan colokan, pijitan, jambak, menerpa jidat pasien atau lainnya. Itu adalah cara dukun berpraktek! Anda akan hanyut dalam tindakan-tindakan fisik dan satu waktu dapat terjerumus mencederai pasien. Iblis akan menyeringai puas kalau ini terjadi. Malahan mungkin terjadi anda sudah dirasuki roh pencidera (sadist)! Mintalah pelayanan hamba Tuhan! Kekudusan kita perlu semakin ditingkatkan! Pada tingkat kekudusan yang tinggi, setiap setan, dengan satu perintah akan terusir untuk selamanya! Tidak perlu colak, colek dan colok!

5.14. JANGAN MEMATUHI SETAN

Nanti anda menjadi hamba-setan! Satu-dua kali permintaan setan yang tidak-prinsipiil (melalui ucapan pasien) yang tidak merusak iman atau kekudusan serta berguna bagi pelayanan, boleh dipenuhi. Tetapi kalau sampai tiga-kali, anda menjadi hamba Iblis! Karena anda patuh terus, Iblis mungkin beroleh izin Tuhan untuk menggocoh anda!

5.15. PERLUKAH BERDOA DALAM BAHASA-LIDAH?

Adakah keistimewaan berdoa dalam Bahasa-lidah? sebagian hamba memiliki bahasa-lidah, sebagian lagi tidak. Khusus didalam pelayanan pelepasan, yang memegang peranan terpenting adalah karunia/kuasa usir-setan, bukan karunia bahasa-lidah; karena setan (roh) tidak memiliki mulut dan telinga untuk berkomunikasi, maka bahasa-lidah bukan merupakan keunggulan disini!

Berbagai pengalaman menunjukkan bahwa Iblis berkomunikasi dengan membaca pikiran manusia yang terbuka baginya yakni pikiran orang-orang yang belum kudus atau yang memiliki jalur komunikasi dengan Iblis. Tetapi pikiran orang-orang yang tidak punya jalur komunikasi dengan Iblis, yang sudah dikuduskan oleh Kuasa Yesus, tidak terbaca oleh setan! Setan hanya mampu membaca pikiran hamba Tuhan jika dibukakan oleh Roh Yesus. Bukankah pelayan-pelayan pelepasan selalu berdoa mohon dibungkus oleh Darah Yesus? Jadi, hamba Tuhan semacam ini mampu berkomunikasi dengan Tuhan Yesus dan doanya tidak didenganr setan, karena diblokir oleh bungkus Roh Yesus. Doanya langsung didengar dan dikabulkan Tuhan Yesus (karena yang diminta adalah sesuatu yang berkenan di hati Tuhan!)

“Ya Bapa, dalam nama Yesus saya mau mengikat perjanjian denganMu. Saya ingin Engkau menyertai dan memberkati saya. Jagailah seluruh langkah saya dan beritahukanlah apa yang akan terjadi sebelum semuanya terjadi, ingatkanlah hambaMu Tuhan, berilah kepekaan, supaya saya terhindar dari bahaya dan mendapatkan keberuntungan. Dan saya berjanji kepadaMu untuk menjadi saluran berkat, menjadikan diri ini pelayan seumur hidupku. Aku akan melakukan apa yang Kau perintahkan dan menjadi umat yang kudus dan yang berkenan kepadaMu. Sehingga kebenaranMu bisa memenuhi seluruh bumi. Dalam nama Yesus amin.”

Sekarang pertanyaannya, bagaimana melayani pelepasan untuk diri sendiri? Beberapa hal berikut ini bisa anda lakukan:
1. Akuilah semua dosa anda di hadapan Tuhan. Ambillah pena dan tuliskanlah semua dosa anda diselembar kertas. Minta lah Roh Kudus menolong anda untuk mengingat-ingat semua dosa yang pernah anda buat. Lalu tuliskanlah, dan akuilah dihadapan Tuhan

2. Mintalah Bapa mengampuni dosa-dosa anda yang sudah anda akui tadi dengan darah Yesus yang mahal yang sudah tercurah di golgota. Tuhan adalah Allah setia dan penuh cinta, Ia akan mengampuni anda begitu dosa-dosa itu anda akui, dan Dia akan menyucikan anda karena Yesus sudah terlebih dulu mati untuk dosa-dosa itu.

3. Usirlah setan-setan yang masuk dalam anda akibat-dosa-dosa yang anda perbuat. Katakanlah begini: “Dalam nama Yesus Kristus Tuhanku aku perintahkan semua roh jahat yang masih tersisa di dalam tubuhku atau yang melukai roh ku, atau yang menguasai emosiku, atau yang memegang kehendakku, atau yang masih berada di tubuh jasmaniku untuk meninggalkanku dengan segera. Di dalam nama Yesus enyahlah dari dalam roh, jiwa dan tubuhku. Aku tidak akan lagi memakai roh, jiwa dan tubuhku untuk melayani dosa dan setan-setan. Aku mau pakai hidupku untuk melayani Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus. amin”

4. Mintalah Tuhan mengurapi anda. Setelah semua dosa anda akui, dan semua setan anda usir, mintalah Tuhan mengurapi anda dengan Roh KudusNya lalu rasakan sukacita dan kelepasan yang akan segera anda rasakan. Hati anda akan terasa plon, semangat anda bangkit dan anda merasa ringan sekarang.

5. Tekunilah pembacaan dan melakukan firman Allah. Bacalah Alkitab, renungkanlah itu, hafalkanlah ayat-ayatnya dan lakukanlah. Hal ini akan terus mempertahankan anda dalam berkat dan hadiratNya.

Kadang kala langkah-langkah di atas tidak hanya sekali dilaksanakan. Kadang anda harus melakukannya beberapa kali. Apalagi jika anda masih jatuh bangun dalam dosa. Tidak masalah, yang penting anda ingat anda harus bangkit dan kalahkan kejahatan dengan kebaikan. Kadang anda malu harus mengakui dosa-dosa di hadapan orang lain yang belum dikenal. Tidak usah anda lakukan, lakukan pengakuan dosa di hadapan TUhan saja dan layani diri anda sendiri karena Roh Kudus akan menyertai anda untuk membantu anda melaksanakannya. Yesus setia untuk memberikan anda kelegaan dan Bapa menunggu memberikan kepada anda kehidupan kekal. Jadi lepaskanlah diri anda sendiri dari setiap dosa yang begitu merintangi untuk menerima mahkota kehidupan yang Tuhan sediakan bagi kita.

Ibrani 12:1  Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. (Hendra Kasenda)

DALAM OTORITAS ALLAH (DOA)        Print

Doa adalah kekuatan kita. Roma 8:31b, “Jika Allah dipihak kita, siapakah yang akan melawan kita?.” Doa yang menyentuh hati Allah akan membawa kita masuk Dalam Otoritas  Allah (DOA), dan hal inilah yang membuat musuh-musuh kita ( iblis, setan dan antek-anteknya) menjadi takut kepada kita, bukan karena kekuatan kita tapi karena Otoritas yang Allah berikan kepada kita. Ketika kita berdoa dan masuk dalam persekutuan yang intim dengan Tuhan maka Kuasa dan Kedaulatan Bapa Surgawi turun melingkupi kita dengan Otoritas Kerajaan Allah yang dashyat, dan ingat! Dimana ada Otoritas Kerajaan  Allah disitu pasti terjadi terobosan-terobosan yang luar biasa, ada Kemenangan, terjadi Kesembuhan dan pemulihan baik jasmani maupun  rohani dan pasti tuaian besar-besaran melimpah.

Pada saat kita senantiasa ada didalam persekutuan yang intim dengan Tuhan berarti kita menempatkan posisi kita pada pihaknya Allah, dan itulah yang menjadi ‘kekuatan‘ kita karena ketika kita ada dipihak Allah siapakah yang dapat melawan kita?  Ketika Paulus dan Silas berdoa maka terjadilah gempa bumi yang sangat dashyat sehingga membuka pintu-pintu penjara dan melepaskan belenggu yang mengikat kaki dan tangan mereka ( Kis 16: 19-40). Oleh sebab itu jangan kita jemu-jemu berdoa, temukan dan rasakan sesuatu yang sangat indah dan penuh kuasa pada saat kita tenggelam didalam doa.  Jadikan doa sebagai Gaya Hidup ( Life Style ) Putra-Putri Kerajaan Allah.

Menemukan Orang Kuat, peperangan rohani

Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Elohim di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Rom 8:31)

Setiap pendoa syafaat yang berpengalaman tahu bagaimana melakukan peperangan rohani yang optimal. Ia tidak akan mendoakan setiap masalah yang ada di depannya, melainkan langkah pertama yang ia akan ambil ialah mencari hadirat YAHWEH untuk mendapatkan pentunjuk-Nya bagaimana menemukan orang kuat dibalik permasalahan. Setelah ia temukan orang kuatnya barulah ia mengikat untuk menawan orang kuat tersebut. Orang kuat ialah roh jahat dan bekerja melalui manusia tertentu, biasanya para pemimpin.

Dalam peperangan rohani, yang harus selalu diingat ialah: Firman YAHWEH berkata jelas sekali bahwa Terang dan Gelap selalu berperang, mereka tidak bisa bersatu. Ajaran New Age dan tradisi kono (Yin Yang, Hindu dan banyak lagi lainnya) berkata sebaliknya, mereka dapat disatukan dan keduanya saling bergantungan – praktek ilmu putih dan hitam, Tai Chi, Yoga adalah beberapa contoh dari buah penggajaan mereka. Artinya, setiap kita (umat YAHWEH) ditetapkan untuk memakai selengkap Senjata Rohani Elohim yang ada pada kita (Ketopong Keselamatan, Bajuzirah Keadilan, Ikatpinggang Kebenaran, Sandal/ Kasut Kerelaan Pemberitaan Injil, Perisai Iman dan Pedang Roh yaitu Firman (Rhema) Elohim; Eph 6:13-17).

Setiap orang tidak bisa netral, inilah faktanya: saat hari pertama Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa – melanggar perintah-Nya – YAHWEH telah menetapkan peperangan terhadap Iblis dan semua pekerjaannya (Kej 3:15). Kerajaan Terang yang dipimpin oleh YAHWEH akan selalu bermusuhan dan berperang dengan Kerajaan Gelap yang dipimpin oleh Iblis. Peperangan ini barulah berakhir jika Iblis dan antek-anteknya dimasukkan kedalam Neraka.

Artinya ialah setiap orang Kristen yang sejati mau tidak mau, sadar atau tidak sadar ia adalah terpanggil untuk berperang, ia adalah tentara Kerajaan Sorga. Kabar baik ialah secara hukum kita ada diposisi pemenang, Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. … Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat 28:18-20)

Menemukan Orang Kuat pada jaman raja Ahas

YAHWEH mengajari raja Ahas (744-728 BC), dari kerajaan Yahuda, bagaimana menemukan Orang Kuat yang ingin memerangi dia. Bukalah kitab Yesaya pasal 7. Ayat 1 berbunyi: Dalam zaman Ahas bin Yotam bin Uzia, raja Yehuda, maka Rezin, raja Aram, dengan Pekah bin Remalya, raja Israel, maju ke Yerusalem untuk berperang melawan kota itu, namun mereka tidak dapat mengalahkannya.

Ini pertarungan satu lawan dua, kerajaan Yehuda (2 suku Israel; terletak di Selatan) diserang oleh kerajaan Israel (10 suku Israel, di Utara, wilayah Samaria) dan kerajaan Aram (Syria Modern). Pertarungan yang tidak seimbang! Sebab itu YAHWEH datang menolong Ahas, ”Berfirmanlah YAHWEH kepada Yesaya: “Baiklah engkau keluar menemui Ahas… katakanlah kepadanya: Teguhkanlah hatimu dan tinggallah tenang, janganlah takut dan janganlah hatimu kecut karena kedua puntung kayu api yang berasap ini, yaitu kepanasan amarah Rezin dengan Aram dan anak Remalya. (Yes 7:3-4)

Pertarungan Ahas ini memilki dua makna pertarungan yang sangat besar dan penting

* Secara fisik, YAHWEH telah berjanji kepada Daud, bahwa pemerintahan Kerajaan Yahuda tidak akan berakhir. Yes 8:8 adalah janji bahwa sampai Yashua lahir, negeri Yehuda (disebut Imanu’el, ini juga berarti bahwa Israel Yahuda adalah milik Yashua) akan tetap ada.
* Secara rohani, peperangan ini adalah lambang dari pertempuran yang YAHWEH telah janjikan pada Kejadian 3:15 di atas, yaitu benih Hawa – Ha Mashiah melawan Iblis. DIA tidak pernah lupa apa yang IA janjikan, sekalipun itu sudah berlalu sedikitnya lebih dari 2500 tahun lamanya!

Namun raja Ahas tidak mengerti sama sekali apa sesungguhnya yang ia sedang hadapi, sehingga ia dihardik oleh nabi Yesaya (Yes 7:13). Yesaya lalu berkata kepadanya, ”Sebab itu YAHWEH sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanu’el. (Yes 7:14). Di dalam Perjanjian Baru kita tahu bahw Yashua Ha Mashiah dipanggil juga sebagai Imanu’el – yang berarti: El menyertai kita (Mat 1:23). Inilah suatu janji kemenangan untuk setiap tentara Kerajaan. Setelah Yahshua bangkit dari kematian-Nya – kuasa Maut dikalahkannya – Rasul Paulus dengan lantang berkata: ”Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Elohim di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Rom 8:31)

Sebab itulah pada ayat 7 Elohim telah berjanji kepada Ahas bahwa rencana musuh-musuhnya tidak akan terjadi, sebaliknya musuhnya akan dijarah (Yesaya 8:1-4). Prinsip menemukan orang kuat di dalam peperangan diajarkan oleh Bapa Sorgawi pada ayat-ayat di bawah ini.

Inilah kedua orang kuat dari musuh kerajaan Yehuda:

* Damsyik ialah ibu kota Aram, dan Rezin ialah kepala Damsyik. (Yes 7:8)
* Dan Samaria ialah ibu kota Efraim, dan anak Remalya ialah kepala Samaria. (Yes 7:9)

Alkitab berkata, Negara dikendalikan oleh ibu kotanya, dan ibu kota tersebut dikepalai oleh seorang pemimpin, Orang-orang kuat yang ingin menghancurkan kerajaan Yehuda ialah Rezin dan Remalya. Ilmu politik dan startegi perang telah diketahui Alkitab pada abad 7 BC!!

Orang kuat pada jaman raja Hezekiah / Hizkia / Hizqiyahu.
Cara kerja musuh dan cara menangkalnya.

Hezekiah (artinya Dikuatkan YAH), adalah anak raja Ahas. Apa yang telah terjadi pada masa anak raja Ahas ini di kerajaan Yehuda? Mari kita baca Yesaya 36, ayat satu tertulis, ”Maka dalam tahun keempat belas zaman raja Hizkia majulah Sanherib, raja Asyur, menyerang segala kota berkubu negeri Yehuda, lalu merebutnya. (Yes 36:1). Kerajaan Asyur / Assyria telah merebut SEMUA kota berkubu /pertahanan kerajaan Yehuda, dan telah memungut upeti /pajak yang besar (2 Raj 18:14), namun tetap belum puas. Mereka ingin menguasai Yehuda sepenuhnya.

Karenanya raja Assyria [Sanherib (705-681BC)] mengirim Tartan dan Rabsaris dan Rabshakeh ( artinya: Juru minum agung) dari Lachish kepada raja Hezekiah di Yerusalem dengan disertai tentara yang besar (penulisan terjemahan dari berbagai Alkitab bahasa Inggris)* – untuk menghancurkan semangat rakyat Yehuda (Yes 36:2; 2 Raj 18:17; juga pada Yes 37:11-13). Panglima perang Asyria ini sengaja memakai bahasa Ibrani, (negara besar / penjajah tidak akan memakai bahasa orang lain, seperti Perancis misalnya) agar rakyat Yehuda berontak kepada rajanya sendiri, yaitu Hezekiah (Yes 36:11-13). Ini salah satu taktik perang si jahat – perang kata-kata: menakuti-nakuti (ay. 8,9) persis seperti Goliat kerjakan terhadap tentara-tentara Israel, berita bohong (ay. 10). Rabshakeh memberi gambaran kepada orang Yahuda bahwa kerajaan Assyria terlalu kuat, ia membuat list panjang kota-kota Syria dan Samaria yang telah ditaklukannya (ay. 19-20). Sesungguhnya raja Salmanesser lah (raja Assyria pendahulu Sanherib) yang telah menaklukan kota-kota Samaria demikian juga Mesir (2 Raj 17) – disini terjadi transmigrasi pertama orang-orang Timur Tengah ke tanah Israel. Sekali lagi di sini terlihat ”mulut besar” panglima perang Rabshakeh.

Apa cara raja Yehuda menangkal serangan ini? Sederhana, Tetapi orang berdiam diri dan tidak menjawab dia sepatah katapun, sebab ada perintah raja, bunyinya: “Jangan kamu menjawab dia!” (Yes 36:21)

Dengan cara yang sama di atas, kita temukan orang-orang kuat di sini:

Kerajaan Yehuda diatur dari Yerusalem (ibukota), dan Yerusalem dikuai oleh Hezekiah / Hezkia (Yes 36:2; 2 Taw 29:1)

Kerajaan Assyria /Asyur diatur dari Niniwe (barat daya Irak modern) dan orang kuat Niniwe ialah Sanherib (artinya: ”Dewa bulan telah menggantikan saudara-saudaraku (yang hilang) untuk ku”) (Yes 37:37). Rabshakeh bukanlah orang kuat Assyria sekalipun ia seorang panglima perang, ini terbukti ketika Sanherib mati, maka kerajaan Assyria hilang pengaruhnya dan digantikan oleh Babilon.

Penerapan:

Dua contoh di atas adalah analogi umum bagaimana menemukan siapa orang kuat dan tempat kekuasaannya. Kebanyakan negara pada abad modern ini tidak lagi dipimpin oleh raja, sebagai gantinya ialah presiden. Tempat tinggal dan pemerintahan presiden tentunya di ibukota negara masing-masing, namun tidaklah pasti bahwa orang kuat dari negara tertentu adalah presidennya. Pada negara-negara demokrasi, orang-orang kuatnya adalah orang-orang parlement dari partai politik yang berkuasa – ini seperti umumnya pada gereja-gereja Protestan, yang orang kuatnya adalah para sinode dan bukan pendeta. Presiden Iran Ahmadinejad bukanlah orang kuat nomor satu dari negara Persia ini, namun Ayatolah Ali Khamenei (pemimpin agama). Presiden Rusia Dmitri Medvedev juga bukan orang kuat nomor 1, tapi PMnya yaitu Vladimir Putin (ini juga terbukti dari gajinya, Putin memiliki gaji lebih besar dari ’bos’nya). Presiden B.W. Bush dan B. Obama bukanlah orang kuat USA, tetapi orang-orang di belakang Federal Reserve System

Negara yang presidennya merupakan orang kuat nomor satu (1) umumnya dikenal sebagai ”diktator” Dan negara seperti Saudi Arabia dan Brunai boleh jadi orang kuatnya adalah raja mereka. Pimpinan Roh Kudus sungguh sangat diperlukan di dalam hal ini

*) Pada Alkitab Indonesia Terjemahan Baru pada 2 Raja-raja 18:17 hanya tertulis ”juru minum agung” sama seperti pada Yesaya 36:2. Nabi Yesaya hanya mencatat Rabshakeh (Juru minum Agung) sebab (menurut banyak komentator Alkitab) ia lah yang berbicara dan memang ialah jenderal dari utusan raja Assyria tersebut.

Mengikat Orang Kuat, peperangan rohani

Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu. (Mar 3:27; Mat 12:29)

Ada baiknya membaca “Menemukan Orang Kuat” sebelum membaca artikel ini.

Ini adalah teori yang telah diketahui secara umum, pertanyaannya ialah BAGAIMANA KITA MENGIKAT ORANG KUAT TERSEBUT?

Setelah kita temukan tempat tinggal orang kuat dan pemimpin utamanya, maka sekarang kita harus mengikat dia, sebelum kita ’merampok’ jiwa-jiwa yang telah dipengaruhinya.

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengikat mereka, sekali lagi yang harus kita ingat dan sadari ialah ”siapakah orang kuat tersebut”. Manifestasi pekerjaannya adalah karakteristik dari orang kuat tersebut, dan dari karakteristiknya itulah kita dapatkan NAMA dari orang kuat tersebut; Mereka umumnya ialah Roh Intimidasi (ancaman, kata-kata pelecehan), Roh Frustasi (mabok, bunuh diri, berjudi), Roh AntiKristus (kompromi, perzinahan, anti nilai-nilai Kekristenan, pendusta) dsb.

Mengenali orang kuat adalah kunci utama keberhasilan untuk mengalahkannya. Dan kunci kedua yang juga sangat penting ialah bahwa orang Kristen bukan saja harus memiliki semua senjata rohani Elohim, lebih dari itu kita harus memakainya. Kita tidak akan pernah berhasil mengusir Iblis jika kita sendiri tidak tunduk kepada perintah YAHWEH dan hidup di dalam dosa (Yak 4:7-10)

Ayat-ayat ini bisa memberi kita pengertian bagaimana mengikat orang kuat sesuai Nama mereka:

* Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak (Yes 53:12)
* Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan dari pada orang yang tegap kuat. Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak. (Ams 24:5-6)
* Beginilah firman YAHWEH: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah YAHWEH yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman YAHWEH.” (Yer 9:23-24)

Berikut ini point-point yang saya dapat dari ayat-ayat di atas:

* Roh Pemberontak – ikat dengan doa dan pengorbanan yang nyata
* Roh Sikap yang kasar dan agresif (macho-man) – ikat dengan sikap bijaksana dan pengetahuan (kata-kata yang lemah lembut)
* Roh Sombong – ikat dengan kehidupan Kekristenan yang benar (teladan sebagai cermin YAHWEH)

Tentu tidak semua orang kuat dapat kita taklukan, sebab firman YAHWEH berkata ada di antara mereka IA biarkan, menunggu hari yang IA sendiri telah tentukan

* Para pemberontak yang melawan Elohim. Orang cepat tidak mungkin lagi melarikan diri, orang kuat tidak dapat menggunakan kekuatannya, dan pahlawan tidak dapat melarikan diri. Pemegang panah tidak dapat bertahan, orang yang cepat kaki tidak akan terluput dan penunggang kuda tidak dapat meluputkan diri. Juga orang yang berhati berani di antara para pahlawan akan melarikan diri dengan telanjang pada hari itu,” demikianlah firman YAHWEH. (Amos 2:14-16).Juga Maz 37:1,10. Segala sesuatu ada masanya (Pengkotbah 1:1,17)
* Antikris. Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka, (Dan 7:21; Wahyu 13:7). Tanduk kecil yang sama … antiKristus, atau Paus Roma [Katolik]; dan ini refers kepada perang-perang para Paus dengan Waldenses, yang dimulai di tahun 1160, dan terus berlanjut, dan dengan dua saksi [dalam] Wahyu 11:7 (John Gill; The Exposition of Entire Bible)
* Iblis. Ia akan tetap bebas sampai tiba masa 1000 tahun dimana Yahshua dan umat-Nya memerintah di bumi, dan baru kemudian dilepaskan lagi untuk sementara waktu untuk peperangan terakhir melawan Anak Domba sebelum ia dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. (Wah 20:2,7,10)

* Peperangan Rohani

Keberadaan Iblis dan Roh-roh Jahat

Beda dari yang dikesankan oleh film-film hantu Hong Kong yang jenaka, film-film misterius X-files yang mencampuradukkan data dan fiksi, kebenaran dan kesesatan, atau film-film hantu serial beberapa televisi Indonesia yang banyak mengundang asosiasi binal pemirsa, Alkitab menelanjangi taktik-taktik mematikan dan strategi-strategi busuk iblis dan roh-roh jahat. Alkitab menegaskan bahwa iblis adalah kepala dari para malaikat Tuhan yang jatuh. Nama “iblis” (diabolos) berarti musuh sebab ia memang memusuhi Allah (1 Tawarik 21:1; Ayub 1-2; Zakharia 3:1-2) dan menyerang umat Allah (Wahyu 12:9-10). Ia menjadi ilah dunia ini dengan memimpin orang-orang yang bergaya hidup duniawi, yaitu tidak tunduk terhadap kehendak Allah (Yohanes 12:31; 2 Korintus 4:4; Efesus 2:2; l Yohanes 5:9). Iblis bersama dengan semua makhluk rohani lain yang jatuh, yaitu para roh jahat dan manusia yang tak mau taat terhadap Injil Yesus Kristus, adalah calon penghuni neraka. Mereka telah berkeras hati untuk menentang Allah, kebaikan, kebenaran, kehendak Allah, dan kerajaan Kristus. Sementara masa penantian ini, mereka benar-benar memiliki kuasa untuk melakukan berbagai kejahatan yang intinya ditujukan kepada Allah, tetapi sasarannya sering kali ditembakkan kepada orang beriman. Calvin menggambarkan mereka bergentayangan ke sana ke mari mencari mangsa, namun sambil menyeret-nyeret rantai pengikat sebab mereka telah ditaklukkan Kristus dan tak mungkin mereka dapat mengalahkan Allah.

Strategi dan Kegiatan Roh-roh Jahat

Dalam Perjanjian Lama, Iblis mencobai Hawa dan Adam karena manusia pertama itu memberi perhatian bagi tipu dayanya, jatuh ke dalam dosa. Iblis dan roh-roh jahat mendapatkan peluang besar untuk merusak rencana manusia dan peradaban. Kuasa kejahatan membelenggu arah hati dan tindakan manusia. Namun demikian, baru di Perjanjian Baru ketika penyataan Allah hadir nyata dalam diri Yesus Kristus, perbuatan-perbuatan jahat iblis ditelanjangi. Selain mencobai Tuhan Yesus, di balik berbagai penyakit dan kemalangan tertentu ada kegiatan roh-roh jahat (Markus 5:1-15; 9:17-18; Lukas 1:14). Iblis ditelanjangi tipu dayanya dengan disebut sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14), singa yang mengaum-ngaum (l Petrus 5:8), naga atau ular tua (Wahyu 12:9), pembunuh dan bapak pendusta (Yohanes 8:44). Dia berusaha mempertahankan manusia dalam dosa, menggelapkan pikiran mereka hingga tidak dapat menerima kebenaran Injil Kristus (2 Korintus 4:4), membuat para cerdik cendekia duniawi menganggap hikmat Allah sebagai suatu kebodohan (1 Korintus 1:18-25) dan menawan pikiran mereka dalam benteng kejahatannya (2 Korintus 10:5).

Kemenangan Kristus

Iblis dan roh-roh jahat hanyalah makhluk ciptaan Allah. Mereka berkuasa, tetapi tidak mahakuasa. Mereka lebih tinggi dan hebat dari manusia. Karena itu, kita tidak boleh bermain-main dengannya atau memberi peluang apa pun kepadanya. Namun, mereka tetap makhluk yang tunduk tergantung eksistensi dan ruang geraknya pada keputusan Allah yang berdaulat. Ketika mengutus para murid-Nya, Kristus memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat (Lukas 9:10; 10:17). Iblis dan roh-roh jahat takut dan tunduk kepada Yesus (Markus 1:25; 3:11-12; 9:25). Meski sudah dihancurkan Kristus di dalam peperangan dahsyat di salib, iblis dan roh-roh jahat masih diberi sisa kekuatan dan kesempatan. Namun dengan mengandalkan kuasa dan wibawa serta perlengkapan perang rohani yang Kristus berikan, kita dapat mengalahkannya (Markus 16:15-18; Efesus 6:10-18). Itu sebabnya dalam kondisi dan keadaan bagaimanapun, iblis dan roh-roh jahat harus dipandang dan diperlakukan sebagai musuh yang sudah dikalahkan (Kolose 2:15).

Mana yang dari Iblis, Mana yang Kelemahan Kita?

Perlu kita sadari bahwa tidak semua masalah yang kita harus pikul adalah ulah iblis dan antek-anteknya. Bisa juga (dan sangat besar kemungkinannya) masalah itu adalah akibat kelemahan kita sendiri. Masalah paling besar untuk dapat membedakan mana konflik dan masalah yang bersumber pada diri manusia sendiri, mana yang berasal dari kuasa kegelapan adalah kesulitan membedakan antara hati yang diracuni kejahatan dan si gembong kejahatan itu sendiri.

Bernard menyebut itu sebagai masalah inter morsum serpentis et mortum mentis (antara sengat iblis dan pikiran yang sakit terkena sengat). Bedanya, pertama, masalah yang datang dari hati kita sendiri tumbuh perlahan dan berangsur, sedangkan yang datang dari roh jahat adalah serangan dan bersifat mendadak. Kedua, ide atau kesalahan dari kita tidak begitu mengerikan seperti yang datang dari iblis dan roh jahat. Bukankah kita tidak takut melihat anak kita sendiri? Tetapi, ide yang datang dari iblis sangat menakutkan, misalnya, ide untuk menghujat dan dorongan untuk bunuh diri. Ketiga, hal yang berasal dari iblis dan dilemparkan ke dalam pikiran kita akan kita tanggapi dengan keengganan penolakan, pengelakan. Tak seorang pun dengan senang hati menyambut roh jahat bila ia menyerang baik berupa ide maupun penampakan diri. Lebih dari semuanya, Roh Kudus akan memberi kita kemampuan membedakan roh dengan mengajar hati kita berbagai prinsip kebenaran firman tentang hal-hal tersebut.

Perang Rohani Kita

Jadi, ada tiga kemungkinan dari apa yang kita sebut “perang rohani”. Pertama, perang rohani dalam arti melawan kelemahan dosa diri sendiri. Kedua, perang rohani dalam arti melawan godaan keduniawian. Ketiga, perang rohani karena diserang roh-roh jahat. Dua yang pertama tidak perlu diartikan sebagai perang-perang melawan kuasa-kuasa roh jahat. Di dalam Kristus, yaitu bila dalam pertolongan Roh Kudus kita bersatu dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, kita dapat mengatasi sifat dosa kita dan godaan dunia ini. Tetapi, bila kita tidak bersekutu serius dengan-Nya, bisa jadi kelemahan dan kegagalan kita dimanfaatkan iblis dan roh-roh jahat untuk kepentingan kejahatan mereka. Hanya konflik ketigalah yang patut kita golongkan sebagai perang melawan kuasa-kuasa jahat di angkasa. Bila itu terjadi, Tuhan tidak meninggalkan kita sebagai piatu. Pastikan bahwa tidak ada peluang di pihak kita yang menjadi sebab roh-roh jahat itu beroleh kesempatan menyerang kita. Arahkan usaha iman dan harap kita ke kuasa dan janji Tuhan Yesus. Dalam pertumbuhan, hidup sehari-hari dan pelayanan, pasti tiga jenis perang rohani itu akan kita hadapi. Ingatlah: aku yang lama telah mati bersama Kristus. Dunia kehilangan daya tariknya bila keindahan Kristus terpampang jelas dalam hati sanubari kita. Roh-roh jahat sudah dilucuti kuasanya oleh Tuhan Yesus di salib-Nya. Itulah rahasia kemenangan Kristen.

PEPERANGAN ROHANI

Tentang peperangan rohani, ada beberapa prinsip-prinsip yang akan kita bahas. Banyak orang yang bertanya kepada saya “mengapa kita masih harus masuk dalam peperangan rohani padahal Tuhan Yesus sudah menyerahkan nyawaNya dan menang atas Setan?” “mengapa kita harus bertempur padahal Tuhan Yesus sudah bertempur 2000 tahun yang lalu?” Untuk apa ada peperangan rohani lagi? Jawaban dari pertanyaan diatas hanya ada satu yaitu kita mempunyai tanggungjawab untuk berjalan didalam kemenangan yang sudah Allah berikan melalui Yesus Kristus 2000 tahun yang lalu. Iblis itu membenci kita karena kita ini milik Kristus, dan tujuan daripada Iblis adalah membuat kita menjadi lemah. Pada saat kita menyerahkan diri kita kepada Tuhan, maka pada saat itulah kita menjadi milik Tuhan. Pada saat itu juga Tuhan memberikan kepada kita pelayanan. Tetapi supaya kita efektif maka kita harus siap di dalam peperangan rohani.

Mengapa kita harus melakukan peperangan rohani?
Untuk membuka pintu-pintu rohani sehingga Injil berita Kristus dapat diberitakan
Iblis tidak suka dengan hal ini dan dia melakukan penyerangan dengan membuat kita menjadi lemah. Dia juga memberikan gambaran yang tidak benar mengenai Tuhan sehingga kita tidak mempunyai keyakinan yang kuat pada saat kita melakukan peperangan rohani.

Pada waktu kita melakukan peperangan rohani, kita membuka pintu-pintu dimensi rohani untuk Injil Kerajaan Allah itu masuk dan diberitakan. Saat Yosua akan mengambil alih posisi dari Musa ada satu hal yang dikatakan oleh Tuhan yaitu jadilah kuat dan berani. Kekristenan bukanlah bangun pagi lalu mengerjakan kegiatan rutin lalu pulang dan tidur lagi. Kekristenan bukanlah hanya pergi dan menghadiri ibadah hari minggu atau ibadah persekutuan doa, tetapi kekristenan adalah hubungan keakraban dengan Tuhan. Dan inilah masalah utamanya, yaitu hubungan dengan Tuhan membuat si jahat menyerang.

Apakah kita selalu mempunyai keinginan untuk berdoa? Apakah kita selalu konsisten mempunyai keinginan untuk membaca Firman? Seringkali kita pulang dari kerja dan kita sudah capai, tetapi sebenarnya ini adalah tipuan Iblis untuk membuat kita jauh daripada Tuhan. Musuh itu selalu menyerang kedagingan kita. Iblis juga akan menyerang kita dalam setiap aspek kehidupan kita sehingga kalau kita tidak mengasihi Tuhan maka kita akan menyalahkan Tuhan atas semua yang sudah terjadi. Mata kita harus selalu tertuju kepada Yesus. Pada masa kita masuk di padang gurun, jangan banyak bertanya kepada Tuhan tetapi banyaklah membuat pernyataan-pernyataan iman kepada Tuhan.
Kita harus menyadari apa posisi kita sebenarnya didalam Yesus. Raja itu ada didalam hati kita, Roh Kudus ada bersama-sama dengan kita, jadi tidak mungkin kalau kita menjadi gagal. Tetapi Iblis akan masuk ke dalam pikiranmu dan mengontrol pikiranmu maka dia akan membelokkan cara pikirmu kepada Tuhan. Kalau kita mempunyai kemenangan dalam hidup kita maka semuanya akan diatur dengan mudah. Serangan Iblis itu akan selalu terjadi sampai saat kita dipanggil Tuhan, tetapi kalau kita tahu posisi kita didalam Kristus, kita dapat menyerang balik atas serangan Iblis.

Senjata Allah
Seringkali kita maju berperang tanpa menggunakan senjata dan perlengkapan perang yang sebenarnya sudah disediakan oleh Allah bagi kita. Perlengkapan yang disediakan oleh Allah ini adalah perlengkapan perang Romawi. Karena itu perintah Tuhan: kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah. Kalau kita masuk dalam peperangan tidak mungkin kalau kita hanya diam saja sementara musuh menembaki kita, karena kita akan mati konyol. Kita harus mengenakan perlengkapan Allah untuk dapat menahan semua serangan Iblis dan dengan senjata yang diberikan Allah kepada kita, kita akan melawan si jahat.

Perlengkapan senjata Allah
Ikat pinggang kebenaran. Pada zaman dahulu ikat pinggang ini dipakai untuk mengikat pakaian mereka agar tidak menghalangi mereka didalam berperang. Mereka mengikatnya sedemikian rupa sehingga benar-benar pakaian mereka tidak mengganggu mereka. Allah mengatakan ikat pinggang kebenaran, ini berarti bahwa kita harus menjaga mulut/setiap perkataan yang keluar dari mulut kita sehingga benar-benar yang keluar dari mulut kita hanyalah Firman Tuhan. Selalu katakan kebenaran.

Baju zirah keadilan
Tuhan Yesus adalah Raja yang adil dan benar. Baju zirah kebenaran ini akan menjaga akan hatimu, sanubarimu sehingga kita akan terhindar dari serangan Iblis. Yang paling penting adalah menjaga rohmu. Apa arti dari kebenaran itu? Kebenaran itu artinya hidup dalam kondisi yang benar dihadapan Allah.

Kasut kerelaan
Untuk memberitakan Injil kebenaran dari Yesus. Yesus adalah Raja damai, maka Dia ingin kerelaan kita untuk memberitakan Injil dan tidak ada paksaan. Artinya kita harus mempunyai Yesus didalam hati kita.

Perisai iman
Orang-orang Romawi biasanya menggunakan perisai ini ditangan kiri untuk melindungi diri. Ini adalah suatu tindakan yang harus kita lakukan untuk menjaga iman kita. Iman kita harus terlihat dengan nyata sehigga panah api dari si jahat tidak bisa menembus jantung hati kita.

Ketopong keselamatan
Kita harus mengenakan ketopong didalam kepala kita karena serangan iblis yang paling banyak ada didalam pikiran kita. Tuhan telah menyelamatkan roh kita tetapi pikiran kita juga harus diselamatkan dan diisi dengan Injil keselamatan yang daripada Kristus.

Pedang Roh Firman Allah
Seringkali saya lihat bahwa kita tidak menghunus pedang kita tetapi tetap disarungkan dengan baik. Firman Allah harus ada di mulut kita, pedang roh itu harus ada di tangan kita, karena dengan itu kita dapat melawan setiap serangan Iblis atas kita. Firman adalah pedang bermata dua sehingga setiap kali kita ucapkan maka Firman itu akan menghancurkan serangan Iblis dan juga akan menyembuhkan kehidupan kita.

Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis (Efs 6:11). Tuhan Yesus memberkati.

Jika anda ingin menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, hubungi kami di yesuscintasaya@gmail.com

PELAYANAN PELEPASAN: panduan alkitabiah praktis untuk mengusir setan-setan

APAKAH PELAYANAN PELEPASAN ITU ?

Istilah pelayanan pelepasan (deliverance ministry atau exorcism) muncul seiring dengan perkembangan gerakan Kristen Pentakosta dan Kristen Karismatik. Beberapa hamba Tuhan seperti Derek Prince, Frank Hammond, dan Win Worley berpengaruh besar dalam mensosialisasikan istilah itu. Meskipun demikian, pelayanan pengusiran setan itu sudah ada sejak jaman Yesus dan para rasul serta gereja pertama. Pelayanan itu sendiri diajarkan oleh Yesus dan para murid-Nya. Alkitab mengajarkan pelayanan pelepasan dengan sangat jelas.

Menurut Dictionary of Pentecostal and Charismatic Movements, pelayanan pelepasan (exorcism) adalah the act of expelling evil spirits or demons by adjuration in the name of Jesus Christ and through His power. Pelayanan pelepasan adalah tindakan mengusir roh-roh jahat atau setan-setan di dalam nama Yesus dengan kuasa Tuhan.

PENGUSIRAN SETAN DI LUAR KRISTEN

Apa beda pelayanan pelepasan Kristen dengan pengusiran setan yang dilakukan dalam agama-agama atau kepercayaan-kepercayaan lain?

* Pengusiran setan kita lakukan dalam kuasa satu nama saja, Tuhan Yesus Kristus (Mrk 16:17). Kita tidak memakai nama-nama lain untuk mengusir setan.
* Pengusiran setan dilakukan bukan dengan kekuatan manusia, kekuatan pikiran (mind power), kekuatan jiwa (psychological power), atau kekuatan-kekuatan spiritual lain. Pengusiran itu dilakukan dengan memohon kuasa dari Roh Kudus (Kis 1:8).
* Pengusiran setan dilakukan dalam rangka memohon kehadiran Tuhan, sebab ketika setan diusir, sesungguhnya Kerajaan Allah datang (Luk 11:20).
* Pengusiran setan dilakukan dengan berpedoman pada Alkitab yang adalah Firman Tuhan. Alkitab harus menjadi “buku manual” bagi praktek pelayanan ini (band. 2 Tim 3:16)

SIAPA YANG HARUS DILAYANI PELEPASAN?

Siapa yang harus dilayani pelepasan? Tentu saja adalah orang yang terikat oleh setan, iblis, atau roh-roh jahat. Prinsipnya, manusia bisa diserang, dimasuki, dirasuki, dan dikuasai oleh setan-setan. Manusia itu ibarat rumah yang bila tidak dijaga maka akan didiami oleh iblis (Mat 12 :43-45:

Yesus menjelaskan dengan gamblang bagaimana manusia bisa dikuasai setan (Mat 12:43-45): ”Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk daripada keadaannya semula.” Penjelasan itu memberikan beberapa poin penting, pertama, manusia itu seperti sebuah rumah. Kedua, iblis dapat masuk, tinggal, dan menguasai rumah itu. Iblis dapat diusir keluar dari rumah itu (Mrk 16:17; Yak 4:7). Ketiga, iblis akan masuk kembali dan merebut manusia itu kembali karena memang ingin menghancurkan manusia (Yoh 10:10). Keempat, maka rumah itu jangan dibiarkan kosong, harus diisi dengan Penghuni baru (Roh Kudus) sehingga manusia percaya menjadi rumah Tuhan, Bait Roh Kudus (1 Kor 6:19).

Bagaimana setan bisa masuk dalam diri manusia? Pertama, bisa karena kutuk garis keturunan. Seorang anak bisa terikat iblis sejak lahir karena faktor orangtua yang juga terikat kuasa gelap. Makanya ada penyakit turunan, kutuk turunan, kutuk warisan, dan juga ilmu gaib warisan. Kedua, keterlibatan pada okultisme. Ketiga, sakit-penyakit yang menyebabkan pertahaan jasmani-rohani kita lemah sehingga iblis bisa menerobos masuk. Keempat, kelemahan jiwa (stress, depresi, ketakutan, marah, benci, patah hati, dst) menyebabkan pertahanan rohani lemah dan iblis pun masuk. Kelima, serangan kuasa gelap (misalnya terkena sihir, tenung, guna-guna). Keenam, diserang iblis yang berkuasa atas wilayah tertentu (misalnya diserang iblis yang ada di kuburan atau tempat angker, rumah angker, dll). Ketujuh, dimasuki iblis karena belajar ilmu gaib, tenaga dalam, dll. Kedelapan, dikuasai iblis karena sengaja menyembah iblis (misalnya mengikuti ritual seks, ritual gereja setan, dll). Kesembilan, dikuasai iblis karena hidup dalam dosa (perzinahan menyebabkan orang terikat roh najis, pembunuhan membuat si pembunuh dikuasai roh jahat, dst).

SIAPA YANG BISA MELAYANI PELEPASAN?

Menurut Alkitab, siapa saja yang berkuasa melayani pelepasan?

* Yesus, itu sangat jelas. Alkitab mencatat pelayanan-pelayanan pelepasan yang dilakukan-Nya (misalnya Mrk 9 :14-28).
* Para murid Yesus (Mat 10 :8; Luk 10 :17-19).
* Para rasul, misalnya Rasul Paulus (Kis 19 :11-12)
* Setiap orang percaya. Pelayanan pelepasan itu merupakan tanda-tanda yang menyertai setiap orang percaya (Mrk 16:17)

APAKAH ADA KARUNIA PELAYANAN PELEPASAN?

Sekalipun mengusir setan merupakan tanda yang menyertai setiap orang percaya, Tuhan memakai anggota-anggota Tubuh Kristus tertentu untuk melakukan kuasa itu sebagai sebuah spesialisasi pelayanan. Jadi, meskipun semua orang percaya bisa mengusir setan, ada hamba-hamba Tuhan yang secara khusus diberi panggilan, urapan, dan karunia untuk melayani pelepasan. Frank Hammond dan Win Worley adalah contoh hamba-hamba Tuhan yang dipanggil dan diurapi secara khusus untuk melayani pelapasan.

Hal itu sama seperti dalam pelayanan-pelayanan lainnya. Semua orang bisa berkotbah, tetapi ada hamba-hamba Tuhan yang khusus diurapi sebagai pengkotbah. Semua harus memberitakan Injil, tetapi Billy Graham dan Reinhard Bonnke diurapi secara khusus sebagai penginjil. Semua orang percaya bisa memuji Tuhan, tetapi Don Moen dan Darlene Zschech diberi urapan khusus untuk menjadi worshipers. Semua orang bisa berdoa, tetapi Suzette Hattingh dan Cindy Jacubs adalah wanita-wanita yang diberi karunia khusus sebagai pendoa-pendoa syafaat.

MENGAPA PERLU PELAYANAN PELEPASAN?

Mengapa pelayanan pelepasan perlu dilakukan sekarang ini ?

* Pelayanan pelepasan itu harus dilakukan sebab banyak (dan semakin banyak) orang terikat iblis. Setan bisa masuk karena
o Manusia itu berbuat dosa, contohnya adalah Ananias (Kis 5 :3)
o Manusia sering lemah rohani, tidak mempunyai pertahanan rohani.
o Manusia menjadi korban kutuk-kutuk iblis yang bersifat warisan dari nenek moyang mereka.
* Sebelum akhir jaman, iblis masih diijinkan Tuhan bercokol di bumi ini (1 Yoh 5 :19) sehingga peperangan rohani masih akan terus terjadi.
* Iblis akan terus-menerus melakukan perlawanan  sehingga peperangan rohani masih harus terus dilancarkan (Ef 6:12)

SETAN HARUS DIUSIR KELUAR DARI MANUSIA

Mengapa manusia yang terikat iblis harus dilayani pelepasan ?

* Iblis adalah pencuri, pembunuh, dan pembinasa (Yoh 10 :10). Begitu mendapatkan kesempatan, iblis akan terus menguasai manusia sampai manusia itu terenggut 100 persen.
* Iblis selalu ingin tinggal di dalam diri manusia, bahkan sekalipun ia telah diusir keluar (Mat 12 :43-45). Karena itu, tindakan pengusiran yang tegas atas setan harus dilakukan.
* Manusia sebagai sebuah ‘rumah’ harus dibersihkan dari ‘para penghuni’ lamanya, yaitu iblis. Rumah itu akan didiami oleh Tuhan sebagai ‘’Bait Roh Kudus’’ (1 Kor 6 :19). Dan, Roh Kudus harus kita beri kesempatan untuk memenuhi diri kita (Ef 5 :18).

ORANG PERCAYA BISA MENGUSIR SETAN

Mengapa orang percaya bisa melakukan pelayanan pelepasan?

* Yesus memberi perintah supaya orang pecaya mengusir setan-setan (Mat 10 :8)
* Yesus berjanji bahwa orang percaya bisa mengusir setan dengan menggunaan nama-Nya (Mrk 16:17)
* Tuhan memberi Roh Kudus sehingga anak-anak Tuhan penuh dengan kuasa illahi (Kis 1:8).
* Pada dasarnya, iblis telah dikalahkan oleh Yesus di kayu salib (1 Kor 15:27). Yesus telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka (Kol 2 :13-15)
* Tuhan telah memberikan senjata-senjata rohani sehingga kita bisa memenangkan peperangan rohani melawan iblis (Ef 6 :10-18)

PERKEMBANGAN PELAYANAN PELEPASAN

Mengapa pelayanan pelepasan berkembang pesat dalam kekristenan masa kini ?

* Karena Roh Kudus sedang dicurahkan di akhir jaman dengan dahsyatnya (Kis 2 :17)
* Karena Gereja sedang dipulihkan (Kis 3 :21)

KAPAN PELAYANAN PELEPASAN BERLANGSUNG?

Kuasa untuk pelayanan pelepasan terjadi sebagai wujud Kedatangan Kerajaan Allah di bumi, yaitu sejak Kedatangan Yesus yang Pertama.

* Kuasa mengusir setan terjadi dalam masa pelayanan Yesus di bumi, dan itu merupakan tanda bahwa Kerajaan Allah datang kepada kita (Mat 12 :27-28)
* Kuasa mengusir setan dinyatakan pada masa pelayanan para murid dan para rasul (Luk 9 :1-2 ; Kis 16 :18)
* Kuasa mengusir setan terjadi pada masa pelayanan Gereja sekarang ini, sebab Tuhan Yesus menyertai kita sampai akhir jaman (Mat 28 :18-20)

Roh Kudus bekerja sejak Hari Pentakosta (Kis 2) sampai Kedatangan Yesus yang Kedua (Pengangkatan). Dengan demikian, kita bisa mengusir setan sama seperti Petrus, Paulus, dan para murid Yesus di jaman dulu. Kita menolak paham cessasionism yang mengatakan bahwa karunia-karunia dan kuasa Roh sudah berhenti.

KAPAN SEORANG KONSELI BISA DILAYANI PELEPASAN?

Orang yang akan dilayani pelepasan perlu mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Sebab, proses pelepasan – sekalipun dilayani oleh para hamba Tuhan yang berpengalaman – bisa terhambat jika:

* Orang yang dilayani itu masih belum merelakan sepenuhnya untuk benar-benar melepaskan diri dari ikatan roh-roh jahat itu. Misalnya tidak mau melepasakan jimat-jimatnya atau kebiasaan ritual satanisnya.
* Orang yang dilayani itu tidak mau sungguh-sungguh bertobat
* Orang yang dilayani itu tidak mau sungguh-sungguh percaya dan berserah kepada Yesus
* Orang yang dilayani itu tidak mau berserah dalam pekerjaan Roh Kudus

Tuhan sendiri tidak pernah memaksa orang untuk mengikut Dia dan meninggalkan kehidupan lamanya. Jadi, Tuhan menunggu sampai kita rela dan berserah total kepada-Nya. Kebebasan baru diberikan manakala kita hidup sepenuhnya bagi Tuhan.

PELAYANAN EMERGENSI

Di sisi lain, orang percaya yang dipenuhi Roh Kudus harus siap setiap saat. Seharusnya, jika ada kasus kerasukan, orang Kristen bertindak membebaskan. Pada kasus-kasus emergensi – misalnya pada peristiwa kerasukan massal – kita harus bertindak cepat. Meskipun orang yang kita layani belum tentu mau menerima Kristus – dan kita pun tidak memaksanya menjadi Kristen – kita sebenarnya tetap bisa menolongnya terbebas dari kerasukan itu. Sama seperti orang sakit, kita bisa menyembuhkannya tanpa dia menjadi Kristen. Soal iman pada dasarnya terserah pada keputusan masing-masing, yang penting kita memberi pertolongan dan menunjukkan jalan kebenaran itu.

DI MANA BISA DILAKUKAN PELAYANAN PELEPASAN?

Pada prinsipnya, pelayanan pelepasan bisa dilakukan di mana saja, karena Tuhan itu Mahahadir (omnipresent). Yesus mengatakan bahwa jika dua atau tiga orang berkumpul dalam namaNya, Ia hadir (Mat 18 :20). Roh Kudus menyertai kita kapan pun dan di mana pun. Jadi, kita dapat melayani pelepasan di rumah, di kampus, di sekolah, di kantor, di dalam perjalanan mobil, dan di mana saja.

Pelayanan pelepasan dapat pula dilakukan di tempat ibadah. Yesus pun mengusir setan di dalam sinagoge (Luk 4 :31-37). Adalah hal biasa jika terjadi pelepasan pada waktu kita beribadah.

PERLUKAH TEMPAT PELAYANAN KUSUS?

Mengenai tempat khusus yang disediakan untuk pelayanan pelepasan, itu ada baiknya. Karena pelepasan merupakan proses peperangan rohani, kita memerlukan persiapan khusus dan juga dukungan fasilitas. Secara fisik, itu akan membantu intensitas pelayanan. Secara spiritual, peperangan akan lebih ringan dan terfokus jika dilakukan di kawasan yang relatif bersih dari kontaminasi roh-roh jahat. Tempat yang khusus itu juga membuat orang (konseli) yang dilayani merasa nyaman dan aman untuk sharring. Apalagi jika terjadi manifestasi-manifestasi yang ’demonstratif’ dan ’atraktif’, tempat khusus yang tertutup sangat membantu proses pelepasan.

KESERIUSAN

Pelayanan pelepasan – sama seperti pelayanan-pelayanan lainnya – tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Apalagi, pelayanan ini membawa kita pada konfrontasi langsung dengan setan. Kita harus menanganinya dengan serius, hati-hati, penuh kewaspadaan, konsentrasi penuh, dan benar-benar mengandalkan Roh Kudus Kristus.

PERSIAPAN KONSELI

Bagaimana seorang konseli yang akan dilayani harus mempersiapkan diri?

* Konseli harus jujur di hadapan Tuhan dan konselor, mengaku dosa, dst (Mzm 32:5; 139:23-24)
* Konseli perlu rendah hati (Yak 4:6b-7; 5:16)
* Konseli harus benar-benar bertobat dari dosa dan kehidupan lama yang telah menyebabkan dirinya terikat iblis (Yeh 20:43; Mat 3:7-8)
* Konseli harus mau mengampuni orang lain lebih dahulu (Mat 6:1-15)

PERSIAPAN KONSELOR

Konselor, pendoa, atau hamba Tuhan yang akan melayani juga harus mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh.

* Ia harus dipenuhi Roh Kudus (Kis 1:8)
* Ia benar-benar bertumbuh menjadi utusan Kristus yang melayani Tuhan (2 Kor 5:20)
* Ia bertumbuh dalam karunia-karunia Roh Kudus (1 Kor 12:7-11)

Pelayanan pelepasan banyak menyangkut dimensi spiritual (peperangan dengan setan-setan) sehingga konselor harus benar-benar berkapasitas secara spiritual. Ketrampilan konseling dan pengetahuan teologia saja tidak cukup. Konselor harus benar-benar paham tentang alam roh, peka dengan Roh Kudus, dan penuh urapan.

Pada dasarnya, setiap orang percaya bisa mengusir setan-setan di dalam nama Yesus (Mrk 16:17). Setiap murid Kristus diberi perintah dan kuasa untuk mengusir setan (Mat 10:8). Namun, untuk melancarkan peperangan tingkat strategis, tidak sesederhana melayani pelepasan secara personal. Para pendoa harus memperhatikan hal-hal berikut ini.

Pertama, harus ada persiapan rohani. Kegagalan para murid dalam mengusir setan disinyalir disebabkan oleh kurangnya persiapan karena Yesus menyarankan supaya mereka lebih serius dalam iman, doa, dan puasa (Mat 17:20-21).

Kedua, harus mengenakan selengkap senjata Tuhan (Ef 6:14-18), meliputi: (1) ikat pinggang kebenaran, yaitu hidup dalam kebenaran Firman, (2) baju zirah keadilan, yaitu hidup benar, suci, murni, tulus, lurus, (3) kasut kerelaan memberitakan Injil, yaitu tujuan untuk membawa jiwa-jiwa kepada Kristus, (4) perisai iman, (5) ketopong keselamatan, yaitu pikiran yang berpusat pada Kristus Juruselamat, (6) pedang Roh, yaitu Firman Tuhan, (7) doa yang terus menerus.

Ketiga, harus ada pengayoman (coverage) dari para pemimpin. Tuhan menetapkan para pemimpin sebagai pengayom jemaat secara spiritual (Ibr 13:17). Doa mereka memerisai kehidupan rohani segenap jemaat. Dalam melakukan peperangan, kita perlu perisai rohani.

Keempat, harus menutup semua celah, tidak memberi peluang masuk sedikit pun kepada iblis (Ef 4:27). Kemarahan, kesedihan, dosa, dan sebagainya menjadikan celah terbuka sehingga iblis mempunyai peluang untuk menyerang dan merangsek masuk. Banyak pendoa peperangan jatuh karena hidupnya memiliki celah-celah menganga.

MENGIDENTIFIKASI ROH-ROH JAHAT

Bagaimana cara mengidentifikasi adanya ikatan roh-roh jahat dalam diri konseli?

* Kita dapat menganalisis dari gejala-gejala yang tampak dalam jiwa, tubuh, dan kehidupan konseli kita. Sebagai contoh adalah:
o Adanya penyakit yang aneh, ini dapat dicurigai sebagai akibat pengaruh setan
o Adanya kecelakaan bertubi-tubi yang aneh, ini dapat dicurigai sebagai akibat kutuk
o Adanya mimpi-mimpi yang aneh, ini dapat dicurigai sebagai serangan kuasa gelap
o Adanya ikatan dosa yang kronis, ini dapat dicuragai sebagai bukan sekedar masalah psikologis, tetapi masalah demonis
* Kita dapat melakukan wawancara mendalam (deep interview) melalui proses konseling maupun pengisian kuesioner (lihat bagian G. KUESIONER) untuk mengetahui sejarah keterikatan dengan iblis.
* Berdasar pimpinan Roh Kudus, kita dapat memakai ”karunia membedakan roh” untuk mengidentifikasi musuh (1 Kor 12:10)
* Kita dapat memohon Roh Kudus memberitahu melalui pewahyuan. Dengan Hikmat Allah, Yesus tahu kondisi perempuan Samaria (Yoh 4:16-20)

PROSES PELAYANAN PELEPASAN

Bagaimana proses pelayanan pelepasan itu? Bagaimana cara kita mengusir setan-setan?

* Kita mendoakan konseli dan memohon supaya Roh Kudus turun dan bekerja atas dirinya.
* Kita harus bertindak aktif mengusir setan dalam nama YESUS (Mrk 16:17)
* Seperti Yesus, kita melawan dan mengusir iblis dengan Firman Tuhan (Mat 4:1-11). Sebagai contoh, kita bisa berkata: ”Hai iblis, karena ada tertulis (sebut ayat Alkitab), aku mengusir engkau keluar dari orang ini!”
* Kita perlu melancarkan doa sambil berpuasa (Mat 17:21)
* Pelayanan dapat dilakukan secara pribadi maupun massal, menurut petunjuk Roh Kudus (band. Mat 4:23-25)
* Kita harus memakai dan mengaktifkan selengkap senjata rohani (Ef 6:11-18)
* Metode pengusiran pada dasarnya variatif, tergantung pada jenis iblis, reaksi iblis, dan hikmat Roh Kudus. Dalam hal menggunakan ”minyak urapan” misalnya, perlu memohon hikmat Tuhan. Malahan, Paulus memakai saputangan untuk mengalirkan urapan (Kis 19:11-12)

REAKSI-REAKSI IBLIS SAAT DIUSIR

Bagaimana reaksi iblis pada saat kita melancarkan peperangan (pelepasan) atas diri konseli?

* Iblis akan memberi perlawanan dan menyerang balik. Kalau konselornya tidak berkapasitas rohani, ia bisa diserang balik seperti pada kasus anak-anak imam Skewa (Kis 19:13-16)
* Roh-roh jahat akan saling bekerjasama dalam memberi perlawanan, sebab mereka merupakan satu ’pemerintahan’ (Ef 6:12)
* Iblis keluar, tetapi ingin kembali dengan membawa kawan-kawannya (Mat 12:43-45)
* Kadang-kadang Iblis keluar dengan manifestasi fisik yang terjadi atas konseli seperti berteriak, tubuh berguncang, muntah-muntah, dll (Mat 8:29; Mrk 1:23; 5:3-5; Luk 4:41; Kis 8:7)

FOLLOW-UP

Iblis akan menyerang balik dan ingin kembali menguasai orang yang pernah dirasukinya. Jadi, pelayanan pelepasan tidak boleh dilakukan tanpa follow-up. Tindakan rohani apa yang harus dilakukan oleh konseli pasca dilayani pelepasan?

* Terus berjaga-jaga, siaga dalam peperangan, dan mengenakan seluruh perlengkapan senjata rohani (Ef 6:10-18)
* Selalu menjaga perkataan dan mengucapkan perkataan-perkataan iman yang positif (Mrk 11:23)
* Merenungkan Firman Tuhan, mengisi pikiran dan hati dengan Firman Tuhan secara intensif setiap harinya (Mzm 1:1-3)
* Menyalibkan kedagingan, tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh hawa nafsu (Luk 9:23; Gal 5:19-21, 24)
* Mengembangkan keintiman dengan Tuhan melalui kehidupan doa dan penyembahan rohani (1 Kor 14:14-15)
* Bertumbuh dalam persekutuan anak-anak Tuhan yang berohani (1 Kor 12:7-14)
* Bertumbuh dalam pembinaan dan pengayoman (coverage) para hamba Tuhan atau pemimpin rohani yang benar-benar dewasa (Ibr 13:17)
* Penuhi “rumah” dan jangan biarkan kosong (Mat 12:43-45). Tubuh kita harus dipersembahkan sehingga menjadi “rumah Tuhan” atau Bait Roh Kudus (1 Kor 6:19). Jadi, kita harus selalu memohon kepenuhan Roh Kudus.

KUESIONER IDENTIFIKASI IKATAN ROH-ROH JAHAT

Masalah-masalah yang muncul dalam tubuh jasmani, kejiwaan, kepribadian, dan kehidupan dapat dicurigai sebagai gejala-gejala yang mengindikasikan adanya ikatan roh-roh iblis. Di bawah ini adalah daftar ikatan-ikatan roh jahat yang teridentifikasi dari masalah-masalah yang muncul dan dari riwayat kehidupan seseorang.

Masalah-masalah Kutuk Garis Keturunan

* Sakit-penyakit turunan
* Kutuk mati muda
* Kutuk kecelakaan
* Kutuk kemiskinan
* Ilmu gaib satanis / kemampuan gaib satanis turunan dari nenek moyang
* Dll

Masalah-masalah Masa Pre-Natal, Bayi, Kanak-kanak

* Kelahiran yang ditolak
* Aborsi
* Kurang kasih sayang
* Diperlakukan sebagai orang yang berjenis kelamin lain
* Kecelakaan masa kecil
* Trauma masa kecil

Masalah-masalah Kegagalan hidup

* Kemiskinan
* Jerat hutang
* Kebodohan
* Kegagalan beruntun
* Kecelakaan
* Malapetaka
* Ancaman maut bertubi-tubi

Masalah-masalah Tubuh-Jasmani

* Penyakit aneh
* Penyakit karena kerasukan
* Penyakit karena diguna-guna
* Penyakit karena masalah-masalah kejiwaan (psikosomatis)
* Kelemahan fisik
* Penyakit menahun
* Penyakit aneh yang tidak masuk akal
* Kelemahan tubuh

Masalah-masalah Kejiwaan (berkaitan dengan kehidupan individual dan social)

* Kepahitan
o Dendam
o Tidak mengampuni
o Keras hati
o Benci
o Pembunuhan
* Pemberontakan
o Kemauan diri sendiri
o Bebas
o Tidak mau menundukkan diri
o Tidak mau taat
* Perselisihan
o Perseteruan
o Mengomel
o Perbantahan
o Pertengkaran
o Perkelahian
* Marah
o Dendam
o Geram
o Jengkel
o Sadis
o Kejam
o Mengutuk
* Suka menuduh
o Kritik
o Cerewet
o Menghakimi
o Mencari kambing hitam
o Menggosip
o Mencemarkan nama baik
o Menuduh diri sendiri
* Tertuduh
o Tertolak
o Rasa bersalah berlebihan
o Takut ditolak
o Menolak diri sendiri
o Merasa menjadi korban
* Tidak aman / tidak nyaman
o Rendah diri
o Kesepian
o Segan
o Malu
* Cemburu
o Curiga berlebihan
o Iri hati berlebihan
o Kepentingan diri sendiri
o Ingin menang sendiri
* Pengunduran diri
o Melarikan diri dari masalah
o Melamun, berkhayal
o Acuh tak acuh
o Tidur berlebihan
* Sikap pasif
o Tidak bergairah
o Menyendiri, tidak bersosial
o Tidak berpikir
* Tekanan batin
o Tak bersemangat
o Mau bunuh diri
o Sukar tidur
* Luka-luka batin
o Sakit hati
o Kecewa berat
o Beban berat
o Teraniaya
* Kesedihan
o Dukacita
o Kemurungan
o Patah hati

Masalah-masalah Traumatis

* Trauma kecelakaan
* Trauma penyakit
* Trauma aniaya
* Trauma diperlakukan tidak adil
* Trauma dilecehkan (diperkosa, dll)

Masalah-masalah Pikiran

* Filsafat-filsafat palsu
* Pikiran kacau
* Ideologi ekstrem
* Kesombongan
* Pemujaan intelektualitas
* Penipuan
* Siasat licik
* Rencana-rencana jahat
* Pikiran jahat
* Lemah pikiran, kebodohan
* Dominasi logika-rasio, sulit beriman
* Pikiran terlalu rumit
* Tak bisa ambil keputusan

Masalah-masalah Kepribadian

* Warisan karakter yang buruk
* Sifat-sifat buruk
* Kecenderungan-kecenderungan negatif
* Kepribadian ekstrem
* Kepribadian ganda
* Kemunafikan
o Berpura-pura
o Bersandiwara
o Merekayasa
o Suka memutarbalikan
* Etnosentrisme ekstrem
* Banci
* Perfeksionisme
* Dominan / berkuasa
* Perasa
o Melankolis
o Rapuh
o Mudah tersinggung
* kesombongan
o Pembenaran diri
o Tinggi hati
* Tidak sabar
* Keras, kasar, bengis

Masalah-masalah sakit mental

* Idiot
* Gila
* Stress
* Depresi
* Paranoid
* Pengkhayal
* Dll

Masalah-masalah Ketagihan/ketergantungan

* Rokok berat
* Minuman keras
* Alkoholisme
* Obat bius, sabu-sabu, dll
* Narkoba
* Dll

Masalah-masalah Dosa yang menjadi Kebiasaan

* Perzinahan
* Mencuri
* Membunuh
* Dll

Masalah-masalah Ketidakkudusan

* Onani, masturbasi
* Pornografi
* Seks bebas
* Kumpul kebo
* Homoseks, lesbian
* Penyimpangan-penyimpangan seks
* Incest
* Perkosaan
* Kekerasan seks
* Pelacuran

Masalah-masalah Keagamaan

* Fanatisme agama
* Fanatisme doktrinal
* Kesalahan doktrin
* Formalitas
* Kemunafikan agamawi
* Pemujaan tradisi agama

Masalah-masalah Kepercayaan Tradisional/Modern/Posmodern yang bersifat Satanis

* Upacara-upacara satanis
* Kepercayaan-kepercayaan satanis

Masalah-masalah Pengalaman dengan Iblis

* Penampakan setan-setan
* Diserang roh halus
* Berbicara dengan roh setan
* Mimpi-mimpi satanis
* Dll

Masalah-masalah Bidat

* Aliran-aliran sesat
* Ikatan dengan kelompok-kelompok sesat
* Ajaran sesat
* Dll

Masalah-masalah Okultisme

* Pemujaan satanis
* Praktek-praktek satanis
* Aliran-aliran satanisme
* Dst

Masalah dengan Tuhan

* Mengutuk Tuhan
* Menghujat Tuhan
* Mendukakan Tuhan
* Ateisme

MENGENALI SETAN

Diambil dari buku “Doa Mengatasi Bencana Alam” oleh Haryadi Baskoro (Penerbit ANDI, Yogyakarta, 2009).

Iblis merupakan suatu pribadi jahat yang memiliki kuasa supranatural atas kosmos. Menurut sejarahnya, setan (dalam bahasa Latin disebut Lucifer) adalah penghulu malaikat yang memberontak kepada Tuhan. Sejak kekal, sebelum Adam dan Hawa diciptakan, Tuhan memerintah bersama para malaikatnya. Pemberontakan Lucifer terlihat dari keinginannya untuk menjadi penguasa yang melampaui Tuhan. Hal itu terungkap dari kata-kata ”aku hendak” seperti dicatat oleh nabi Yesaya (Yes 14:13-14): aku hendak naik ke langit; aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang-bintang; aku hendak duduk di atas bukit pertemuan jauh di sebelah utara; aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan; aku hendak menyamai Yang Mahatinggi.

Sebelum jatuh dalam dosa pemberontakan, Lucifer memiliki kepribadian yang sangat luar biasa. Menurut Ryrie (1991), Yehezkiel membandingkan kelebihan raja Tirus dengan kelebihan Lucifer sebelum kejatuhannya (Yeh 28:12-15). Lucifer memiliki kesempurnaan hikmat dan keindahan, tempat tinggal yang mulia, kemegahan busana, fungsi yang hebat, dan kesempurnaan integritas yang tak bercela.

Karena memberontak, Tuhan menghukum Lucifer dan melemparkannya ke bumi. Ia jatuh seperti kilat dari langit (Luk 10:18). Dalam kejatuhannya itu, Lucifer mempengaruhi sepertiga dari malaikat-malaikat yang lain. Karena itu, dalam keberadaannya kemudian, setan memiliki kerajaannya sendiri. Setan mempunyai sistem pemerintahan yang besar dan rapi (Ef 6:12). Mereka menjadi kelompok kekuatan besar yang selamanya berseteru dengan Tuhan dan Kerajaan-Nya.

Dalam Alkitab berbahasa Indonesia, dipakai beberapa istilah seperti setan, iblis, dan si jahat. Setan berasal dari kata Ibrani (satan) yang berarti musuh atau lawan [adversary] (Za 3:1; Mat 4:10; Why 12:9; 20:2). Iblis berasal dari kata Yunani (diabolos) yang mengandung arti pemfitnah (Mat 4:1; Ef  4:27; Why 12:9; 20:2). Yohanes menyebutnya sebagai si jahat (Yoh 17:15; 1 Yoh 5:18-19). Sifat iblis itu sangat jahat.

Paulus menggambarkan sifat-sifat iblis dalam suratnya kepada jemaat di Efesus (Ef 6:10-12) sebagai berikut. Pertama, iblis sangat licik. Pada ayat 11, Paulus menekankan soal “tipu muslihat iblis”. Dengan cara itu, iblis menghalangi karya Tuhan dalam kehidupan manusia. Iblis membuat manusia terombang-ambing dalam permainan palsu dan segala bentuk kelicikan (Ef 4:14).

Kedua, iblis adalah musuh yang mempunyai kuasa supranatural. Ketika Paulus menandaskan supaya kita menjadi kuat di dalam kekuatan kuasa Tuhan, sesungguhnya ia sedang berbicara tentang kekuatan dan kuasa si iblis itu (ayat 12). Iblis mempunyai system pemerintahan dan organisasi kekuasaan yang kokoh. Ketika para murid gagal mengusir setan yang menguasai seseorang (dalam pelayanan pelepasan), Yesus memberi penjelasan bahwa itu terjadi karena mereka kurang beriman (Mat 17:17) dan karena pelayanan pengusiran itu membutuhkan doa dan puasa (Mat 17:21). Menurut Thomas J. Sappington (1998), para murid waktu itu agak meremehkan kekuatan setan. Kenyataannya, setan mempunyai kuasa dan kita harus melawannya dengan persiapan rohani yang khusus.

Ketiga, iblis adalah musuh yang sangat jahat. Pada ayat 12, Paulus menunjuk pada masalah “roh-roh jahat”. Ini merupakan sifat dasar iblis, yaitu sangat jahat. Sappington (1998) memperingatkan supaya kita tidak terpengaruh oleh ajaran-ajaran lain. Mereka mengatakan adanya roh-roh gaib yang jahat dan yang baik. Ilmu gaib pun ada dua, putih (white magic) dan hitam (black magic). Pengajaran Alkitab tentang dunia mahkluk halus sangat jelas, semua iblis jahat, apapun bentuk dan manifestasinya!

Charles Ryrie (1991) mengklasifikasi kejahatan setan sebagai berikut. Pertama, dalam hubungannya dengan Kristus, setan berusaha menggagalkan misi Yesus untuk mati bagi penebusan dosa manusia. Hal itu jelas sejak Herodes berusaha membunuh bayi-bayi yang baru lahir (Mat 2:16). Kedua, dalam hubungannya dengan Tuhan, setan melawan Tuhan dengan cara mengembangkan segala bentuk kepalsuan. Jangan heran jika sekarang muncul banyak agama palsu (2 Tim 3:5), hamba-hamba Tuhan  palsu (2 Kor 11:15), ajaran-ajaran palsu (1 Tim 4:1-3). Puncak pemalsuan adalah kemunculan Antikris yang akan menyesatkan banyak orang dengan tipu muslihatnya (2 Tes 2:9-11). Ketiga, dalam hubungannya dengan bangsa-bangsa, setan menyesatkan mereka (Why 20:3). Akibatnya, bangsa-bangsa mengembangkan sistem ideologi dan politik yang menghalangi pemberitaan Injil. Pada akhir jaman, iblis akan menipu sehingga bangsa-bangsa menyembah Antikris (Why 13:2-4). Keempat, dalam hubungannya dengan orang-orang yang tidak percaya, setan membutakan pikiran mereka sehingga tidak mau menerima Injil (2 Kor 4:4). Mereka mengedepankan akal budi dan pikiran rasional sehingga sulit untuk percaya. Mereka terjerat dalam ajaran agama-agama palsu, penyembahan berhala, dan okultisme. Kelima, dalam hubungannya dengan orang-orang percaya, setan mencobai supaya berbuat jahat (Kis 5:1-11), menyerang usaha pemberitaan Injil (1 Tes 2:18), dan menuduh kita di hadapan Tuhan (Why 12:10).

OTORITAS KERAJAAN ALLAH ADALAH KUASA YANG TAK TERBENDUNG.

Kerajaan Allah juga diumpamakan seperti sebuah batu. Pada awalnya memang kecil, tetapi ia akan semakin besar sampai memenuhi bumi. Hal ini terlihat dalam mimpi raja Nebukadnezar dari Babel yang mendapatkan mimpi dari Allah yang membuat dia terperangah. Daniel mencatat mimpi Nebukadnezar dengan tafsiran yang diberikannya. Nebukadzesar bermimpi melihat sebuah patung yang besar dan menakutkan. Kata Daniel, Image“Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi,”(Daniel 2:34-35). Apakah kita masih takut dengan jumlah minoritas kita?

Sebenarnya Allah ingin memberitahukan kepada kita melalui mimpi Nebukadnezar tersebut, bahwa Kerajaan yang akan didirikan oleh Allah semesta langit adalah Kerajaan yang mempunyai otoritas dahsyat dan tak terbendung. Kerajaan yang didirikan oleh Allah tersebut diumpamakan sebagai sebuah gunung batu yang besar. Artinya kekuasaannya tidak terbendung oleh kuasa apa pun di dunia ini. Setiap anggota Kerajaan Allah adalah merupakan bagian dari gunung batu yang semakin membersar tersebut dan tidak akan pernah terkalahkan oleh kuasa dunia ini. Ini merupakan sebuah jaminan bagi kita untuk tidak takut terhadap kekuasaan dunia ini yang berupa patung yang hancur tak berbekas itu. Hal itu yang membuat Nebukadnezar heran berkata, “Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu.” Tidak ada ketakutan di dalam Kerajaan Allah. Lihatlah janji yang diberikan Allah melalui nabi Daniel, “Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya, tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai,”(Daniel 2:44-45).

Jikalau kita takut, maka kita sedang meremehkan kuasa penaklukan Allah yang tak terbatas tersebut. Kerajaan Allah tidak dapat diintimidasi oleh kuasa setan. Sebab semua kuasa dan kekuatan akan diremukkan tanpa bekas. Jikalau kita sebagai anggota Kerajaan Allah, seharusnya kita merasa berbangga dengan kuasa dan otoritas tak terbatas itu. Kekuasaan dan otoritas Allah adalah otoritas yang tak terbendung. Mari, kita maju bersama Sang Batu Karang, yakni Yesus Kristus.

Roh Kudus, saya melihat banyak peergumulan di banyak keluarga kristen. bagaimana rencanaMu, apa rencanaMu untuk aku pribadi…

banyak hal yang engkau harus pahami dan ketahui. apa yang engkau dengar, apa yang engkau baca, apa yang engkau tanyakan masih merupakan sebagian kecil daripada seluruh permasalahan yang ada di dunia ini. oleh karena itu bersediakah engkau untuk menjadi alatKu di dunia ini?

Roh Kudus, bersedia menjadi alat yang bagaimana?

mengapa engkau masih bertanya hal yang demikian? tentu engkau masih menyangsikan akan masa depanmu bukan? jangan kuatir, sedikitpun jangan kuatir. jika engkau mau menjadi alatKu maka otomatis engkau akan menjadi pengantin dari Yesus Kristus dari Nasareth itu. segala kepenuhan keAllahan akan di tambah tambahkan kepadamu hari demi hari. dunia sedang sekarat sekarang dan membutuhkan kasih sayang dari Bapa kita di surga. oleh karena itu sekali lagi AKu bertanya kepadamu, bersediakan engkau?

Ya Roh Kudus, aku bersedia.

Halleluya, segala hormat dan kemuliaan hanya bagi Bapa yang bertahta di surga. berbahagialah engkau. engkau akan bertemu banyak bangsa dan suku, mereka mereka yang  telah memilih jalan yang benar, yang kudus dan yang mulia. Aku akan lebih lama dan lebih kuat tinggal di dalam dirimu sekarang.

No Responses

Leave a Reply